Jangan Lakukan 9 Hal Ini di PHP 7

PHP 7 beberapa waktu lalu sudah resmi diluncurkan, pecinta PHP pastinya menyambut ini dengan suka cita. PHP 7 muncul tanpa melalui PHP 6, jadi langsung loncat dari 5 ke 7.

Ada beberapa perubahan yang terjadi di PHP 7, ada beberapa fitur yang dihilangkan dan ada beberapa yang ditambahkan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan lagi di PHP 7, walaupun sebenarya ini tidak hanya soal PHP 7, namun bisa secara umum dalam pemrograman PHP, setidaknya agar kualitas kode yang Anda buat bisa lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, mari jadikan perubahan ke PHP 7 sebagai momentum untuk ngoding dengan lebih baik.

php7

1. Jangan gunakan fungsi mysql_

Sudah semenjak PHP 5.x Anda disarankan untuk tidak lagi menggunakan fungsi mysql_. PHP 7 menghilangkan fungsi ini dari core nya dan untuk itu Anda perlu pindah ke fungsi mysqli_ karena jauh lebih baik, atau gunakanPDO yang agar lebih fleksibel.

2. Jangan terlalu boros menulis kode

Koding yang Anda buat menentukan kecepatan akses situs Anda, soal kecepatan ini juga menjadi hal yang penting di PHP 7. Jangan langsung puas dengan kecepatan situs Anda hanya karena sudah beralih ke PHP 7.

Untuk memahami betapa pentingnya kecepatan dan apa yang dapat Anda lakukan untuk membuatnya jadi lebih baik, Anda bisa membaca-baca kembali panduan dasar PHP.

Sebagai seorang developer Anda harus memastikan untuk membuat script yang hanya benar-benar dibutuhkan saja, gabungkan mereka jika memungkinkan agar lebih hemat, tulis query database dengan lebih efisien, gunakan caching bila mungkin dan lain sebagainya.

3. Jangan gunakan tag penutup PHP pada akhir sebuah file

Jika Anda memperhatikan, sebagian besar file inti dari WordPress menghilangkan tag penutup PHP di setiap akhir file. Bahkan, Zend Framework secara khusus melarang hal tersebut. Hal ini tidak diperlukan oleh PHP dan dengan menghilangkan itu pada akhir file Anda memastikan bahwa tidak ada spasi yang ditambahkan.

4. Jangan lakukan query didalam loop

Melakukan query database dalam sebuah lopp adalah pemborosan. Ini akan memberikan beban yang tidak perlu pada sistem yang Anda buat dan tentunya akan lebih baik jika dilakukan diluar loop.

5. Jangan gunakan * dalam sql query

Kurangi penggunaan * dalam query SQL, apalagi jika Anda memiliki database yang punya banyak sekali kolom dalam tabel. Sebaiknya tentukan kolom mana saja yang akan Anda ambil, hal ini akan meminimalkan penggunaanresource.

6. Jangan mudah percaya dengan apa yang di input user

Agak kurang bijak bila seorang programmer mempercayai apa yang akan diinput oleh pengguna aplikasinya tanpa memberikan berbagai aturan. Pastikan Anda selalu melakukan filter, sanitize, escape, check dan menggunakanfallbacks untuk mendapatkan input data yang pasti.

7. Jangan pernah merasa pintar

Anda mungkin bisa mempercepat waktu load 0.01 detik untuk setiap halaman, karena tujuan Anda adalah menulis kode yang elegan dan itu adalah niat yang baik, Anda mungkin menggunakan berbagai macam logika untuk melakukan hal tersebut sampai orang lain dan bahkan Anda sendiri sakit kepala memikirkan hal tersebut.

Namun sebenarnya yang sederhana untuk dilakukan adalah Anda cukup menulis nama variabel dengan benar, mendokumentasikan kode yang Anda buat, buat semua lebih singkat namun jelas. Ada baiknya juga untuk menggunakan standar berorientasi objek, dimana Anda menulis dokumentasi dengan lebih baik tanpa harus banyak inline comment.

8. Jangan abaikan aplikasi-aplikasi bantuan

PHP sudah digunakan untuk waktu yang cukup lama, sedangkan website sudah lebih lama dari itu. Perubahan yang Anda lakukan kemungkinan juga sudah dilakukan oleh orang lain sebelumnya. Jangan takut untuk menggunakan bantuan lain, GitHub bisa jadi teman baik Anda, Composer, Packagist juga bisa jadi teman baik Anda.

Selain itu ada berbagai alat untuk memanipulasi warna, dari profiler hingga framework unit testing, dari API MailChimp hingga Twitter Bootstrap, semuanya tersedia dengan gratis.

9. Jangan mengabaikan bahasa lain

Setiap bahasa pemrograman memiliki kelebihan dan kekurangan. Apabila Anda seorang programmer PHP maka tidak ada salahnya sedikit mencoba bahasa lain seperti #C atau Java. Selain itu belajar bahasa-bahasa tersebut juga akan memperlancar Anda dalam memahami PHP, seperti memahami OOP nya.

Tidak ada salahnya juga seorang programmer PHP untuk belajar lebih banyak tentang HTML, CSS dan Javascript, karena semuanya sekarang sudah semakin berkembang. Kemunculan manajemen paket membuat semuanya semakin berkembang jadi lebih baik, hingga kini muncul juga Coffescript, LESS, SASS, YAML yang juga sedikit banyak harus dikenal oleh programmer PHP, tentu akan sangat powerful jika beberapa teknologi tersebut digabung dengan PHP 7 dalam proses pembuatan website dan aplikasi Anda berikutnya.

Jadi tidak ada salahnya programmer PHP juga tahu bahasa pemrograman lain.

~ Inspirasi tulisan Daniel Pataki di blog Kinsta.com

SUMBER: http://www.jurnalweb.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s