Tips memotret benda berbahan kaca

Ketika kita memotret sebuah benda, sebaiknya kita kenali terlebih dahulu bahan pembuatan benda tersebut. Pada dasarnya ada dua jenis benda dengan bahan yang berbeda sifat ketika terkena cahaya.

Dua sifat benda tersebut adalah:

1. Benda yang mempunyai sifat memantulkan cahaya/reflektif.

2. Benda yang menyerap cahaya.

Dalam tulisan kali ini, saya ingin berbagi kepada pembaca infofotografi bagaimana cara memotret benda yang bersifat memantulkan cahaya/ reflektif. Untuk tulisan kali ini, saya mengambil contoh benda yang berbahan kaca.

Tips saya Cuma satu ketika kita memotret benda yang berbahan dasar kaca:

Hindari menembak sumber cahaya secara langsung ke arah objek tanpa menggunakan light modifier  seperti softbox.

Lalu bagaimana caranya jika kita tidak mempunyai light modifier?

Jawabannya sederhana saja: gunakanlah bidang pantul yang ada di sekitar objek pemotretan. Kita bisa memanfaatkan tembok putih, kertas putih, kaca, maupun styrofoam.

Arahkanlah sumber cahaya tersebut ke media tersebut. Saya akan lampirkan beberapa contoh foto benda berbahan kaca dengan variasi teknik lighting yang berbeda-beda.

Foto 1

kaca-axl

Pada contoh foto 1, saya menggunakan sumber cahaya berupa 2 buah flash. Satu flash saya arahkan sebagai background light yaitu menembak ke tembok putih yang berada di belakang objek. Sementara 1 flash lagi saya gunakan sebagai main light untuk menembak objek foto dari arah 45 derajat ke kiri. cahaya flash tercutting dengan kaca aquarium sehingga tidak terlalu keras menembak ke objek.

Foto 2

kaca-parfum-1

Pada contoh foto 2, saya menggunakan 1 flash yang saya arahkan ke tembok putih di belakang objek. Saya memanfaatkan mika berwarna biru sebagai diffuser untuk memotong cahaya flash agar tidak terlalu keras sekaligus memberikan efek warna yang menarik.

Foto 3

kaca-gelas

Pada contoh foto 3 saya menggunakan 2 buah flash yang saya tembakkan secara langsung dari belakang objek. Tetapi tentu saja menggunakan 2 lapis kertas minyak serta mika warna orange sebagai diffuser. Sementara 1 flash saya tembakkan dari bawah objek. Saya menggunakan meja kaca untuk pemotretan tersebut, sehingga cahaya flash dari bawah kaca bisa menembus sampai ke objek.

Foto 4

Pada contoh foto 4 saya menggunakan teknik mix lighting antara window lighting dan lampu studio dengan softbox. Window lighting sebagai ambiance light dari sebelah kiri, sementara lampu studio dengan softbox sebagai fill light dari sebelah kanan.

kaca-teh

Foto 5

Pada contoh foto 5 saya menggunakan light modifier berupa strip light dari sisi kiri dan kanan objek. Highlight yang terbentuk pada objek dengan mengikuti lekuk dari objek tersebut adalah efek dari strip light.

kaca-xo

Nah mudah bukan memotret benda yang reflektif? Kreatif adalah kunci utama berfotografi.

Selamat mencoba dan Salam Fotografi!

– See more at: http://www.infofotografi.com/blog/#sthash.e0moVuT9.dpuf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s