Tips Memotret HDR

Tips Memotret HDR

Hannover Rathaus oleh Spreng Ben

Berikut beberapa tips singkat memotret High Dynamics Range (HDR), supaya foto HDR yang anda hasilkan nantinya bisa lebih bagus:

  • Gunakan fitur bracketing yang ada di kamera SLR digital anda. Dengan menggunakan fitur bracketing, kamera akan secara otomatis menaik-turunkan nilai eksposur (stop) dengan sangat cepat, jauh lebih nyaman dibanding tangan kita harus sibuk memutar tombol dial. – Baca cara menggunakan bracketing untuk SLR Canon/Nikon disini
  • Ambil 3,5 atau 7 jepretan. Kebanyakan foto HDR pada kondisi normal dihasilkan dari 5 foto dengan nilai eksposur berbeda dan kemudian digabungkan. Jika anda menghadapi obyek foto dengan beda gelap-terang yang terlalu mencolok, ambil 7 eksposur sekaligus sehingga hasilnya lebih bagus lagi
  • Jangan mengubah-ubah nilai aperture dalam satu seri pemotretan untuk sebuah obyek. Setel mode eksposur pada posisi Aperture Priority (A atau Av) untuk menjamin ketajaman hasil akhir foto HDR. Jika anda mengubah-ubah nilai aperture, maka fokus kamera juga akan berubah, sehingga daerah tajam foto menjadi tidak konsisten
  • Gunakan matrix metering atau evaluative metering dimana kamera akan mengukur semua elemen dalam obyek foto sebelum menentukan berapa besaran eksposur yang dibutuhkan
  • Pakailah tripod untuk menjamin hasil akhir foto tidak kabur. Dengan menggunakan tripod, foto kita akan lebih tajam karena konsisten dari satu jepretan ke jepretan berikutnya. Jika anda memiliki shutter release, pakai sekalian.
  • Jika memungkinkan, gunakan format RAW saat memotret HDR.

Catatan: untuk memproses hasil foto HDR anda dengan Photoshop, baca langkahnya disini.

Kredit foto: Spreng Ben

Panduan Mengolah Foto HDR Di Photoshop CS4

Setelah membaca tips mengambil foto mentah HDR, sekarang saatnya anda mulai mengolah foto-foto tersebut menjadi foto HDR “matang” dengan menggunakan Photoshop (Selain Photoshop, anda juga bisa menggunakan Photomatix Pro untuk mengolah HDR, baca cara menggunakan Photomaticx Pro disini). Inilah langkah-langkahnya:

1. Buka aplikasi photoshop. Klik: File > Automate > Merge to HDR > Klik Browse

2. Pilih file yang sudah disiapkan (Ctrl + klik : Win;  Command + Klik : Mac), centang pada opsi Attempt to Automatically Align Source Images, lalu klik OK

hdr-photoshop 23. Anda akan dibawa ke kotak dialog menu HDR, saat ini hasil kombinasi belum akan memuaskan

hdr-photoshop 34. Dikotak dialog HDR, hanya ada satu setting yang perlu dilakukan yaitu setting white point pada histogram dipojok kanan atas. Jika dirasa perlu, geserlah slider di bawah histogram tersebut sampai anda puas dengan tampilan foto kemudian klik OK

5. Kita akan dibawa ke menu utama photoshop, dan gambar kelihatan makin jelek. Jangan khawatir, itu karena foto berada dalam mode 32 bit yang berada diluar kemampuan monitor kita, kita akan mengubahnya

6. Klik Image > Mode > pilih 8-bit/channels atau 16-bit/channels (jika komputer anda cukup lambat, saya sarankan pilih 8-bit)

7. Akan muncul kotak dialog lagi:

hdr-photoshop 4

8. Dikotak pilih setting berikut:

  • Method: Local Adaptation
  • Klik lambang kecil disebelah kiri tulisan Toning Curve and Histogram
  • Akan muncul kurva yang akan kita mainkan:
    1. Klik pojok kanan atas pada histogram, lalu geserlah ke kiri sampai mendekati ujung kanan histogram
    2. Klik pojok kiri bawah histogram, lalu geserlah ke kanan sampai mendekati ujung kiri histogram
  • Set Radius pada 2 px, settingnya menjadi seperti dibawah:

hdr-photoshop 5

  • Klik OK

9. Simpan foto dengan Ctrl – S (win) atau Command – S (Mac) atau klik File > Save As

10. Saat kotak dialog Save As muncul, beri nama kemudian ubah format file dari PSD ke TIFF lalu klik OK

Kita akan melakukan pengolahan lanjut untuk memperbaiki hasil foto secara keseluruhan:

11. Kembali lagi ke menu utama Photoshop: Klik File > Open As

12. Saat kotak dialog muncul, pilih file yang baru saja disimpan. Kita akan mengolah file tersebut di Adobe Camera Raw, oleh karena itu kita harus melakukan langkah tambahan, caranya klik pada pop-up menu Open AS dibawah File Name kemudian pilih Camera Raw (lihat gambar di bawah)

hdr-photoshop 6

13. Anda akan dibawa ke Adobe Camera Raw. Lakukan beberapa langkah tambahan untuk memperbaiki foto terutama warna dan kontras atau sesuai selera anda:

hdr-photoshop 7

  • Temperature pada dasarnya adalah setelan white balance, lakukan tweaking temperatur sesuai selera (misal agar langit tampak lebih biru beri nilai –4, temperatur kecil: biru dan temperatur besar: kuning)
  • Recovery berguna untuk memperbaiki highlight (bagian terang) yang berlebihan supaya detailnya muncul kembali
  • Saya sarankan nilai brightness dan contrast tidak perlu diubah
  • Naikkan clarity untuk memperbaiki detail
  • Vibrance untuk meningkatkan kontras warna

14. Setelah selesai melakukan tweaking melalui Camera Raw klik tombol Open  Image di bawah

15. Hasil akhir akan dibuka di menu utama photoshop, dan selanjutnya bisa dilakukan sharpening ( Filter > Sharpen > Unsharp Mask ; amount: 120%, 1.0 untuk radius, Treshold 3) lalu klik OK

16. Atau bila anda tidak menginginkan sharpening, file bisa langsung disimpan sesuai ekstensi yang dikehendaki (JPG, TIFF atau PSD) tanpa langkah (15) diatas.. Berikut adalah contoh foto sebelum (mean exposure) dan sesudah diolah

hdr before after

Semoga berguna.

6 Langkah Mudah Menyiapkan Foto HDR

Foto HDR (High Dynamic Range) adalah foto yang diperoleh dengan mengkombinasikan beberapa foto dengan tone yang bervariasi sehingga menghasilkan satu foto yang meiliki rentang tonal melebihi kemampuan asli kamera.  Sebelum bisa diolah, kita harus membuat beberapa foto mentah yang memiliki eksposur yang berbeda, jumlah foto yang diperlukan adalah antara tiga sampai lima buah. Berikut adalah langkah praktisnya:Basilica del Pilar, sunset

1. Karena kita akan mengggabungkan beberapa foto sekaligus, gunakan tripod supaya hasilnya tajam dan tidak berbayang

2. Set kamera di mode aperture priority (A atau Av), dengan mode ini kita memilih aperture dan kamera-lah yang menentukan shutter speed

3. Set fokus pada posisi manual focusing. Cobalah beberapa jepret untuk menentukan fokus di mode autofocus, setelah kita tentukan fokusnya, gantilah focusing ke mode manual

4. Set automatic bracketing pada kamera untuk menghasilkan 3, 5 atau 7  buah foto dengan shutter speed bervariasi (Nikon & canon, untuk kamera lain silahkan lihat manual):

Nikon SLR:

  1. Pencet tombol Fn (posisinya di muka bagian bawah)
  2. Putar command dial belakang kamera sampai kita melihat tanda bracketing di LCD atas
  3. Pilih lima bracketing (atau 3, 5, 7 atau sesuai selera)
  4. Ganti posisi release mode pada continous high speed

Canon SLR:

  1. Pencet dan tahan tombol Mode dan AF.Drive untuk mengaktifkan bracketing
  2. Set 5 di menu Custom Functions (atau 3, 5 atau 7, sesuai selera)
  3. Set kamera di mode burst

5. Mulailah mengambil eksposur

6. Untuk pengolahannya kita bisa meng gunakan software khusus untuk HDR seperti Photomatix Pro – (gratis untuk versi demo)  atau melakukannya di Photoshop… klik disini untuk langkah-langkah HDR di photoshop

Inspirasi: lihat galeri foto-foto HDR

Catatan: pilihan berapa foto yang dipakai sebenarnya tergantung kebutuhan kita. Tiga foto akan membuat proses di photoshop jauh lebih cepat dibandingkan 5, namun kalau kita memiliki 5 buah maka foto akhir yang dihasilkan akan memiliki tonal yang lebih halus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s