Penggunaan DIM, PRIVATE, PUBLIC, STATIC dan OPTION EXPLICIT didalam VBA

Agar tidak salah menggunakan statement VBA, marilah kita kenali satu-satu, apa itu statement DIM, PRIVATE, PUBLIC, STATIC dan OPTION EXPLICIT didalam VBA.

Penggunaan Statement DIM

Ketika Anda mendeklarasikan suatu variable, gunakanlah statement Dim. Dengan demikian variable tersebut dapat dikenali oleh procedure yang sedang Anda buat, tetapi tidak dapat dikenali oleh procedure lainnya. Contoh:

Dim strName As String

Pada kode diatas, strName didefinisikan sebagai variable bertype string. Variable ini dapat digunakan didalam procedure atau module yang bersangkutan, tetapi tidak dapat digunakan di procedure atau module yang lain. Anda tidak dapat memberi satu data type untuk beberapa variable. Contoh:

Dim intX, intY, intZ As Integer

Pada code diatas, intX dan intY bukan Integer, tetapi merupakan Variant. Jika ingin semua variablenya integer, maka deklarasi yang benar adalah:

Dim intX As Integer, intY As Integer, intZ As Integer

Statement Dim adalah yang paling sering digunakan oleh para programer VBA hampir disemua program mereka.

Penggunaan Statement PRIVATE

Sama fungsinya dengan Dim, hanya saja dengan statement Private maka suatu variable dapat digunakan didalam satu module, tetapi tidak dapat digunakan didalam module yang lain. Jadi jika Anda ingin suatu fungsi hanya dapat digunakan didalam class module suatu form atau report, maka gunakanlah statement Private. Contoh:

Private MyName As String

Selain dapat digunakan didalam mendeklarasikan suatu variable, statement Private dapat digunakan pula didalam mendeklarasikan suatu procedure, dengan demikian procedure tersebut dapat digunakan oleh semua procedure lainnya, dengan syarat procedure tersebut berada didalam satu module. Contoh:

Private Sub SelamatDatang()

Penggunaan Statement PUBLIC

Statement Public sama saja fungsinya dengan Dim dan Private, hanya saja dengan menggunakan Public maka variable tersebut dapat digunakan di semua procedure atau module yang ada didalam file Access kita. Contoh:

Public strName As String

Selain dapat digunakan didalam mendeklarasikan suatu variable, statement Public dapat digunakan pula didalam mendeklarasikan suatu procedure, dengan demikian procedure tersebut dapat digunakan oleh semua procedure, module dan object-object lainnya didalam Access. Contoh:

Public Function SelamatDatang()

Penggunaan statement STATIC

Fungsinya sama saja dengan Dim, hanya saja static digunakan untuk menahan nilai dari suatu variable sampai procedure atau module tersebut direstart atau diclose. Contoh:

Static X As New Worksheet

Penggunaan statement OPTION EXPLICIT

Dengan menambahkan Option Explicit pada deklarasi awal module yang Anda buat, maka semua variable yang Anda gunakan harus didefinisikan dahulu. Jika tidak menggunakan Option Explicit, maka semua variable dapat langsung digunakan tanpa harus didefiniskan terlebih dahulu. Contoh:

Option Compare Database

Option Explicit

Function testVar()

    myVar = 10

    testVar = myVar * 2

End Function

Jalankan fungsi diatas dengan mengetikkan ?testVar pada immediate window, maka program akan mengalami error, karena variable “myVar” belum didefinisikan. Tapi jika Option Explicit nya dihilangkan, program dapat berjalan, dan variable “myVar” otomatis dianggap variable bertype Variant oleh VBA. Saran penulis, selalulah mendeklarasikan variable sesuai dengan typenya, jangan menggunakan Variant, karena Variant lebih banyak mengambil memori sehingga memperlambat running program yang Anda buat. Jadi, tambahkanlah selalu statement Option Explicit selalu dalam module VBA yang Anda buat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s