Terjawab

“ILLAHI ANTA MAQSUDI WARIDHOKA MATLUBI” kata Nabi Muhammad SAW
“Ya Allahku, Engkaulah Tujuan ku dan keridhaanMulah tujuan ku”.

“‘ATINI MAHABBATAKA WA MA’RIFATAKA”
“Berilah aku kemampuan untuk bisa mencintai Mu dan makrifat kepada Mu”

Adakalanya setiap orang yang berdoa langsung diijabah, adakalanya langsung diistidroj. Apa yang membedakan?

Adakalanya seseorang itu diberi, tetapi tidak diijabah. Adakalanya seseorang itu diijabah, namun belum diberi.

Bila anda berdoa berdoa, dan doa anda sangat memaksa Allah menuruti selera anda, waktu dan ruang pun turut anda tentukan, lalu Allah Ta’ala member seketika, biasanya anda teristidroj. Karena begitu anda diberi, tidak lagi melakukan amaliyah doa seperti biasanya, dan cenderung alpa pada syukur anda dan pada Allah Swt.

Orang yang di-istidroj dalam doanya, biasanya juga merasa bahwa pemberian Allah Swt, itu bergantung dengan doanya, hasil doanya, prestasi amalnya, dan sebagainya, sehingga Allah terposisikan sebagai akibat, bukan sebagai sebab.

Sementara Ijabah berarti dikabulkan, apakah cepat atau lambat, namun hati anda memasrahkan total semuanya kepada Allah kapan diberi dan diijabah, sehingga ketika belum diberi, anda pun tetap ridho dan tidak pernah putus asa. Itu tandanya anda diijabah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s